10 Tips Agar Anak Mau Mendengarkan Anda

oleh test

2013-09-14 12:01:51   |  Dibaca 918 kali

10 Tips Agar Anak Mau Mendengarkan Anda


 

12/05/2015

Komunikasi antara orangtua dan anak tentu sangat penting. Semakin baik komunikasi positif itu dilakukan, maka semakin menyenangkan pula obrolan mendalam  dari kedua pihak. Namun, ada kalanya anak tidak mau mendengarkan perkataan Anda. Jangan buru-buru marah dan emosi, melainkan cari cara agar si anak bersedia untuk berbincang dengan Anda tanpa paksaan. Mau coba? Berikut ini ada 10 tips agar anak mau mendengar perkataan orang tuanya:

 

Sebut namanya

Ketika Anda ingin memerintahkan sesuatu atau mengatakan sesuatu kepada anak, panggil namanya sampai dia memperhatikan Anda, baru kemudian katakan yang ingin Anda sampaikan.

 

Koneksi Melalui Kontak Mata

Anda mungkin perlu menempatkan diri dalam posisi yang sejajar dengan anak, agar bisa menatap matanya. Hal ini bertujuan agar mereka tahu apa yang harus dilakukan.

 

Gunakan Bahasa yang Positif

Jangan terlalu sering mengucapakan kata ‘jangan’ atau ‘tidak’ kepada anak. Lebih baik gunakan kata-kata yang positif untuk berkomunikasi dengan mereka. Misalnya, daripada mengatakan jangan berlarian di dalam rumah, ada baiknya Anda ganti dengan ‘di dalam rumah hanya boleh berjalan’

 

Atur Volume Suara.

Jangan biasakan berteriak ketika ingin menyampaikan sesuatu. Katakan dengan lembut namun tetap tegas.

 

Singkat dan Mudah Dimengerti

Sampaikan segala sesuatu dengan bahasa yang singkat dan mudah dimengerti. Semakin lama Anda mengutarakan sesuatu, semakin besar kemungkinan anak tidak mau mendengarkan.

 

Sederhanakan Perintah Anda

Anak-anak kadang-kadang mengalami kesulitan untuk mengikuti banyak perintah dalam satu waktu. Ada baiknya Anda menyampaikan satu per satu, dan lihat apakah anak sudah paham kemudian lanjutkan dengan perintah berikutnya.

 

Berikan Anak Pilihan

Pertanyaan seperti ‘mau kaus merah atau biru?’ biasanya akan mampu menciptakan percakapan dengan anak.

 

Tunjukkan Penerimaan

Ketika Anda menunjukkan bahwa Anda menerima dan mencintai mereka apa adanya, maka anak akan bersikap lebih terbuka kepada Anda. Belajarlah menerima anak berdasarkan keunikan mereka masing-masing.

 

Jangan Menghakimi

Ketika anak bercerita suatu hal kepada Anda, jangan langsung menghakimi dan memarahinya. Anak akan kehilangan gairah untuk berbicara dengan Anda. Jika sudah begini ada baiknya Anda menikmati teh bersama anak. Hal ini karena manfaat teh hitam  yang mampu memperbaiki suasana hati, sekaligus mencairkan suasana.

 

Tawarkan Sesuatu yang Tidak Bisa Ditolak Anak

“Pakai bajumu agar bisa keluar dan bermain”. Kalimat ini tentu akan membuat anak menuruti perintah Anda karena ada hal yang diinginkannya, yaitu bermain di luar, sehingga dia harus menuruti perintah Anda. Sumber   : Askdrsears.com